BANDUNG - Kehangatan hati terasa di Desa Sukamenak pada Rabu, 3 Juni 2026, ketika Babinsa setempat hadir di tengah keluarga yang berduka. Di tengah kesedihan mendalam atas berpulangnya salah satu warga, kehadiran Babinsa bukan sekadar tugas, melainkan wujud nyata kepedulian yang menyentuh hati.
Dengan langkah tegap, Babinsa mendatangi rumah duka, tak hanya untuk menyampaikan belasungkawa yang tulus, namun juga turut serta dalam kewajiban fardu kifayah. Bersama perangkat desa, pemuka agama, dan tetangga, mereka bahu-membahu mengurus jenazah, sebuah tindakan yang menunjukkan eratnya ikatan kekeluargaan di antara warga.
Kehadiran Babinsa dalam momen pilu ini menegaskan kembali perannya sebagai garda terdepan dalam pembinaan teritorial. Lebih dari itu, ini adalah upaya mempererat jalinan silaturahmi, membangun kepercayaan, dan menumbuhkan rasa kebersamaan yang kuat dengan masyarakat yang dibinanya.
“Kegiatan takziah dan fardu kifayah ini adalah manifestasi dari kepedulian sosial kami. Kami percaya, membantu sesama yang sedang berduka adalah tanggung jawab kita bersama, ” ujar Babinsa, menekankan pentingnya dukungan moril bagi keluarga almarhum. Kehadirannya juga menjadi pengingat akan nilai luhur gotong royong yang selalu hidup di masyarakat.
Sambutan hangat datang dari masyarakat Desa Sukamenak. Mereka mengapresiasi penuh kehadiran Babinsa yang tak hanya mendampingi, tetapi juga turut serta dalam setiap proses hingga pemakaman usai. Harapan besar tersemat agar sinergi antara aparat kewilayahan dan masyarakat terus terjaga, melahirkan lingkungan yang harmonis, aman, dan penuh kedamaian.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan khidmat dan penuh kekhusyukan, dihadiri oleh keluarga almarhum, jajaran perangkat desa, tokoh agama, serta seluruh warga yang turut berbelasungkawa. Semoga almarhum diberikan ampunan dan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan senantiasa dilimpahi ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan.

Updates.